About US

Maecenas feugiat sed diam ut semper. Mauris lectus purus, dapibus eu lectus ut, ullamcorper semper orci. Donec sagittis dolor dolor, non dapibus enim molestie eu. Etiam dictum gravida congue. Nunc nunc sem, porta non pellentesque id, pellentesque ac arcu. Duis vel luctus nisi, vehicula varius ante.

Sudahkah Anda Tahu Jenis-Jenis Keju ini?

Keju adalah makanan berbahan dasar susu yang udah mendunia. Bisa kita lihat kan, keju banyak banget dimanfaatkan untuk membuat suatu hidangan yang lezat, nggak cuma di negara barat tapi seluruh dunia. Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis keju yang mudah ditemui dipasaran. Tapi tau nggak sih kalau itu hanya sebagian kecil dari jenis keju yang ada lho. Nah.. karena kita sudah kenal sama cheddar, parmesan, mozarella, edam dan kawan-kawan, yuk kita kenalan juga sama jenis keju yang mungkin jarang kita dengar namanya ini. Ini cuma sebagian aja ya, soalnya banyak bangett!  😀  😀

1. KEJU EMMENTAL

Emmental, Emmentaler, Emmenthal, atau Emmenthaler adalah keju dari Swiss yang dibuat dengan susu sapi mentah dan memiliki banyak lubang atau “mata” yang berukuran besar. Keju ini dikenal sebagai “keju Swiss” di Amerika Utara walaupun keju Swiss tidak selalu merujuk kepada Emmental. Warna dari keju ini krem pucat atau kuning, sedangkan kulitnya berwarna coklat kekuning-kuningan. Keju ini terkenal memiliki lubang-lubang yang berukuran besar dan banyak. Karena sifatnya yang mudah meleleh, keju Emmental sering digunakan untuk roti lapis bakar, fondue, quiche dan burger keju.

Baca Juga :   Cara Berwisata Kuliner Yang Benar

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

2. KEJU GOUDA

Gouda: keju ini berasal dari Belanda. Teksturnya keras dan rasanya gurih. Keju ini biasanya dilapisi lilin berwarna kuning. Rasanya hampir sama dengan edam.

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

3. CHEVRE

Keju ini berasal dari Perancis. Keju chevre terbuat dari susu kambing yang difermentasikan selama berhari-hari. Rasanya yang sedikit asam membuat orang Perancis suka sekali mencampurkan keju ini dalam masakan sehari-hari seperti mac and chese, crumbled salad, atau isian sandwich.

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

4. STILTON

Stilton adalah keju dari negara Inggris yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi (adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, virus, protozoa, kapang, dan khamir.) dan memiliki tekstur yang bercorak biru karena penambahan jamur pada proses pembuatannya. Keju Stilton memiliki bentuk silinder yang tinggi dengan kulit yang tebal, berkerut dan padat. Warna dari kulit tersebut adalah coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak putih.

Baca Juga :   Rayakan Halloween Dengan Membuat Makanan Unik Berikut (Ada Tutorial Video nya)

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

5. MANCHEGO

Manchego adalah keju bertekstur keras dari daerah La Mancha di Spanyol yang dibuat dengan menggunakan susu domba yang dipasteurisasi. Keju ini merupakan keju Spanyol yang paling populer dan diekspor ke banyak negara di dunia. Keju ini memiliki tekstur yang padat dan kering dengan kulit seperti lilin. Bagian dalam dari keju ini memiliki lubang-lubang kecil.

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

6. GORGONZOLA

Gorgonzola adalah keju biru bertekstur lunak dari susu sapi yang di pasteurisasi yang berasal dari Italia. Jamur penisilin yang berwarna biru kehijau-hijauan ditambahkan pada keju ini sehingga rasanya menjadi tajam dan pedas.Keju ini biasanya dibungkus dengan kertas timah untuk menjaga kelembabannya. Warna Gorgonzola bervariasi dari putih hingga kuning jerami dengan urat-urat yang berwarna hijau atau biru kehijau-hijauan. Rasa dari keju ini bergantung pada lama pematangannya, semakin lama waktu pematangannya maka semakin tajam rasa keju tersebut.

Baca Juga :   Fast Food Sering Kali di Artikan Junk Food , Sebenarnya Apa Perbedaanya ????

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

7. CAZU MARZU

Berasal dari susu domba, marzu/ marcio/ busuk terkenal karena cheese ini penuh dengan Larva dari telur lalat keju. Larva berupa belatung inilah yang membantu proses fermentasi membuat teksturnya menjadi lembut dan berair. Biasanya cheese Pecorino yang dipakai untuk membuat Cazu Marzu. Cazu Marzu dianggap tidak aman untuk dimakan apabila belatung didalamnya sudah pada mati.

Sudahkah-Anda-Tahu-Jenis-Jenis-Keju-ini

Wah sungguh unik ya!

sumber: fifishare.wordpress.com, masakapaya.com, indonesiaindonesia.com,kulinen.com, cakefever.com, winefetch.com, cheesecrafters.ca, goudacanadien.com, boarshead.com, bbc.co.uk, pinchofcinnamon.com

Food Buddy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *