About US

Maecenas feugiat sed diam ut semper. Mauris lectus purus, dapibus eu lectus ut, ullamcorper semper orci. Donec sagittis dolor dolor, non dapibus enim molestie eu. Etiam dictum gravida congue. Nunc nunc sem, porta non pellentesque id, pellentesque ac arcu. Duis vel luctus nisi, vehicula varius ante.

Rahasia Menarik dari Sumpit Logam di Budaya Kuliner Korea !!

Rahasia Menarik dari Sumpit Logam di Budaya Kuliner Korea !!Trend korea memang menjadi hal yang sangat menarik mulai dari boy band hingga cewek cewek seksi korea girl band. Budaya kuliner pun tidak kalah menarik lho, mulai dari kota besar hingga kota kecil kuliner korea mulai mewabah 😀 dari yang rasanya enak hingga yang rasanya aneh.. tapi pernahkah kita sadari bahwa di dalam budaya kuliner korea mereka selalu menggunakan sumpit berbahan dasar logam. Bukan hanya untuk penampilan namun mereka telah berpikir jauh dari apa yang kita bayangkan, yuk simak 😀

Jika Anda penggemar makanan Korea Selatan, pasti ada satu hal yang Anda perhatikan. Nyaris seluruh makanan khas Negeri Ginseng itu dimakan menggunakan sumpit logam.  Sumpit khas Korea Selatan, atau yang lazim disebut ‘cheot-garak’ umumnya terbuat dari logam dengan bentuk yang lebih tipis dan pipih, dibandingkan sumpit dari negera-negara Asia lainnya, seperti Jepang atau China. Ukurannya pun lebih pendek. Sumpit Korea, ukurannya berada di tengah. Lebih pendek dari sumpit Jepang dan lebih panjang dibanding sumpit China.

Baca Juga :   Fakta Fakta Kesehatan Dunia Makanan

Menurut Gastro Tour Seoul yang dikutip laman Food Beast, sumpit Korea biasanya dibuat dari baja. Padahal, di era kejayaan Korea dulu, para bangsawan umumnya menggunakan sumpit yang terbuat dari emas, perak, atau perunggu. Sejarah penggunaan sumpit logam dimulai pada Periode Baekje, sekitar 18 SM hingga tahun 660. Pada waktu itu, keluarga kerajaan menggunakan sumpit perak untuk mendeteksi racun dalam makanan. Pasalnya, warna perak akan berubah bila bersentuhan dengan racun kimia. Dari situlah sejarah sumpit logam berkembang. Masyarakat Korea mencontoh pemimpin mereka dan menggunakan sumpit baja sebagai ganti perak. Di atas meja makan Korea, sumpit akan terletak di sebelah kanan piring, ditemani sendok berbahan serupa. Umumnya, ujung sumpit berhias ukiran khas Korea, seperti burung Heron. Di negara-negara Asia lainnya, sumpit biasanya terbuat dari kayu atau bambu. Hal itu disebabkan karena kedua material tersebut lebih ‘mencengkram’ makanan yang licin dan berukuran mungil. Korea mengantisipasi kesulitan tersebut dengan makan menggunakan sendok. Alasan lain dari penggunaan sumpit logam karena bahan logam dipercaya lebih higienis dibanding kayu. Oleh karena itu, restoran tradisional di Korea biasanya menggunakan waktu ‘istirahat’ untuk mensterilisasi sumpit dalam sebuah mangkuk besar berisi air mendidih. Sementara restoran yang lebih modern menggunakan mesin sterilisasi elektrik.

Baca Juga :   6 Kuliner Khas Indonesia Yang Unik

sumber: cnnindonesia.com, shefrylouv.blogspot.com, m.life.viva.co.id

Food Buddy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *