About US

Maecenas feugiat sed diam ut semper. Mauris lectus purus, dapibus eu lectus ut, ullamcorper semper orci. Donec sagittis dolor dolor, non dapibus enim molestie eu. Etiam dictum gravida congue. Nunc nunc sem, porta non pellentesque id, pellentesque ac arcu. Duis vel luctus nisi, vehicula varius ante.

Cerita Rempah dari Negara Sebrang yang Juga Kaya Rempah

Sekitar tahun 2000 an negara ini memproduksi film film yang cukup menarik masyarakat indonesia, selain karena tarian namun juga aktor aktor yang memiliki tipe wajah yang mirip dengan indonesia, Negara ini juga memiliki rempah yang tidak kalah dengan indonesia bahkan makanan disana banyak mengandung rempah . Sudah tahu jawabanya ? Yaaaa jawabanya adalah India, sebuah negara dengan produksi rempah yang luar biasa.

Sehingga, tak mengherankan, jika menikmati kuliner India yang penuh warna dan kaya rasa, akan mengingatkan kita dengan kuliner negeri sendiri.

India dan Indonesia, masing-masing memiliki budaya dan daerah yang beragam. Namun, dari segi makanan tradisional yang digemari dan mendunia dari kedua negara, kita bisa mengamati, ada kemiripan. Baik dari cita rasa, proses memasak, dan cara makan.

Inilah mengapa, tidak begitu sulit bagi penduduk Indonesia menikmati hidangan khas India, dan sebaliknya. Tidak seperti penduduk negara Barat atau bagian Asia lainnya, yang menganggap cita rasa makanan India ‘ajaib’.

Kemiripan antara kuliner dua negara itu antara lain ada dalam:

Penggunaan rempah

http://www.seputarmakan.com/wp-content/uploads/2016/04/Cerita-Rempah-dari-Negara-Sebrang-yang-Juga-Kaya-Rempah.jpg

Dalam salah satu hidangan, masakan India dan Indonesia pada umumnya menggunakan campuran berbagai rempah-rempah– namun hidangan India menggunakan kuantitas rempah yang  lebih banyak dalam setiap hidangan.

Baca Juga :   Ini Yang Kamu Rasakan Jika Terlalu Banyak Makan Cokelat

Jahe, kunyit, cengkeh, dan ketumbar adalah beberapa dari bumbu yang pada umumnya digunakan dalam kedua kuliner. Jika Indonesia memiliki hidangan gulai kambing yang disajikan dengan nasi, India memiliki kari domba yang biasa dimakan dengan roti prata.

Keduanya memiliki cita rasa yang membangkitkan indera perasa sepenuhnya. Ini jugalah yang menjadi khas keduanya secara global.

Nasi

http://www.seputarmakan.com/wp-content/uploads/2016/04/Cerita-Rempah-dari-Negara-Sebrang-yang-Juga-Kaya-Rempah.jpg

Nasi merupakan makanan pokok kedua negara. India maupun Indonesia dikenal biasa makan olahan nasi, atau makan nasi putih tanak dengan lauk-pauk.

Namun, di Indonesia, nasi memiliki peran yang lebih penting. Sampai-sampai, banyak orang beranggapan ‘belum makan’, jika perut belum terisi dengan nasi, walau sudah mengkonsumsi bahan pangan karbohidrat lainnya seperti roti atau mie.

Inilah mengapa, roti lebih dianggap sebagai makanan ringan, dan mie sering dimakan bersama nasi di Indonesia. Sedangkan, di India roti juga menjadi salah satu makanan pokok sendiri.

Pun begitu, kedua negara memiliki hidangan nasi yang mendunia. India dengan nasi biryani, dan Indonesia dengan nasi goreng.

Baca Juga :   Mau Makan Soto atau Penyetan, Ada di Soto Lamongan Pak Narto Yogyakarta

Daging ayam dan kambing

http://www.seputarmakan.com/wp-content/uploads/2016/04/Cerita-Rempah-dari-Negara-Sebrang-yang-Juga-Kaya-Rempah.jpg

Daging sapi bukanlah daging paling populer di kedua negara, tidak seperti di negara-negara barat. Di Indonesia, ayam merupakan unggas paling mudah dicari.

Bahkan praktik peternakan unggas pertama terdata dimulai dari Asia Tenggara. Sedangkan, di India, mayoritas penduduknya beragama Hindu, dan tidak mengkonsumsi daging sapi.

Ayam dan kambing pun menjadi daging yang paling umum digunakan dalam hidangan-hidangannya. Indonesia memiliki ayam goreng khas Indonesia, sate, dan sop kambing. India punya ayam tandoori dan kari domba.

Kacang-kacangan

Kacang umum digunakan dalam bahan masakan. Baik sebagai bumbu atau bahan utama masakan.

Di Indonesia, kacang tanah biasanya ditumbuk dan dicampur bumbu– dan digunakan dalam masakan seperti pecel, gado-gado, dan siomay. Sementara kacang merah juga sering digunakan sebagai campuran sop.

Sementara itu di India, ada hidangan yang bernama dal, sajian itu adalah campuran kacang, mentega, dan bumbu-bumbu, dan dimakan sebagai hidangan utama. Kacang yang umum digunakan adalah kacang lentil hitam dan kacang merah.

Baca Juga :   Makanan Tradisional yang Tergusur oleh Jaman

Untuk hidangan praktis, kacang juga sering dimasak dengan bumbu kari dan dihidangkan dengan nasi di India. Sedangkan di Indonesia, kacang-kacangan biasa digoreng dan menjadi cemilan.

Hidangan di kedua negara umum dimasak dalam panci besar, dan dalam waktu lama. Indonesia punya rendang, yang semakin lama dimasak, semakin empuk dagingnya dan semakin meresap bumbunya. Sedangkan, masyarakat India mengenal vindaloo.

Makan dengan tangan

http://www.seputarmakan.com/wp-content/uploads/2016/04/Cerita-Rempah-dari-Negara-Sebrang-yang-Juga-Kaya-Rempah.jpg

Makan menggunakan tangan lazim di kedua negara. Di India, makan dengan tangan bahkan memiliki nilai tersendiri.

Dikutip Patheos, dalam ajaran Ayuverdic, setiap jari dianggap melambangkan lima elemen. Jempol menggambarkan ruang, jari telunjuk menggambarkan udara, api untuk jari tengah, air untuk jari manis, dan bumi untuk jari kelingking.

Dengan cita rasa makanan dan bumbu makanan yang kaya dari kedua negara, makan dengan tangan juga terbukti meningkatkan indra perasa, yang dipicu oleh syaraf yang turut merasakan temperatur dan tekstur makanan.

 

nah sekian dulu ya cerita tentang rempah di India.. hehehe 😀
semoga bermanfaat

sumber : liputan6.com

Food Buddy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *