About US

Maecenas feugiat sed diam ut semper. Mauris lectus purus, dapibus eu lectus ut, ullamcorper semper orci. Donec sagittis dolor dolor, non dapibus enim molestie eu. Etiam dictum gravida congue. Nunc nunc sem, porta non pellentesque id, pellentesque ac arcu. Duis vel luctus nisi, vehicula varius ante.

Kisah Dagang Ronde Salatiga VS Ronde Jogja

kisah-dagang-ronde-salatiga-vs-ronde-jogja-4Siapa tak kenal ronde, minuman yang mengandung jahe dengan segala topingya merupakan senjata utama untuk menghangatkan diri di kala udara dingin , apalagi dinikmati sambil ngobrol ronde bisa menjadi sahabat yang cocok. Karena saya sebagai penulis berasal dari Salatiga (deket Semarang) dan kini bekerja di Jogja(sebagai web developer yang hobi menambah massa lemak) merasa cukup unik dengan wedangan yang satu ini.  kok bisa?

jadi gini teman teman kuliner, Salatiga itu hawanya sangat dingin sehingga minuman hangat seperti ronde sangat banyak ditemui biasanya mereka berjualan dengan meja kecil  di trotoar didekat pedagang gorengan atau jagung. Hal ini membuat ronde menjadi alat penghangat yang ampuh sembari mengigit renyahnya gorengan  , namun sekarang ini mereka mulai merubah cara dagang mereka yaitu dengan berjualan di warung yang cukup luas dan mulai mengganti jagung dengan tape, pisang bakar, jagung dan jadah namun tetap menjual gorengan serta mengganti tikar untuk lesehan menjadi meja dan kursi.

Baca Juga :   Buah Buahan Ini Membantu Anda Menurunkan Berat Badan

Cukup berbeda dengan kondisi di jogja yang relatif panas ronde bagi saya menjadi teman ngobrol waktu nongkrong bareng temen dan cara berjualanya pun berbeda pedagang ronde Jogja relatif menggunakan grobak dan membawa kursi walau beberapa ada yang lesehan. Namun saya jarang sekali menemui ronde yang dijual di warungan.

kisah-dagang-ronde-salatiga-vs-ronde-jogjaSoal Toping pedagang ronde di salatiga biasa menggunakan ager ager , kolang kaling  dan memberikan variasi rasa, seperti susu , tape, coklat, rumputlaut , dan jeruk (beberapa lupa) namun tidak menggunakan roti, hal ini membuat macam pilihan untuk pembeli kalo aku sih suka yang jeruk tape.. hehe
kembali ke ronde jogja , di Jogja ronde mengganti agar agar dengan roti dan tidak ada variasi rasa ,tapi  justru menurut  saya ronde Jogja memiliki cita rasa yang enak karena ada roti tawar (kadang minta dobel roti)

Baca Juga :   Tempat Nongkrong Di Jogja Buat Kamu Yang Hobi Jadi Vampire (Cafe 24jam)

(dulu belum ada pikiran gini jadi foto cuman 1 sisa saya cariin)

kisah-dagang-ronde-salatiga-vs-ronde-jogja
ronde susu Salatiga

 

kisah-dagang-ronde-salatiga-vs-ronde-jogja
ronde jogja

 

kadang saya pengen mencoba jual ronde coklat d jogja ,dan sebaliknya d sala3 😀
Semoga artikel ini bisa menambah wawasan teman teman kuliner
“SALAM SEMANGAT MAKAN”

sumber gambar : kristupa.wordpress.com,myfabuliousjourney.com, rynari.wordpress.com

Food Buddy

One thought on “Kisah Dagang Ronde Salatiga VS Ronde Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *