About US

Maecenas feugiat sed diam ut semper. Mauris lectus purus, dapibus eu lectus ut, ullamcorper semper orci. Donec sagittis dolor dolor, non dapibus enim molestie eu. Etiam dictum gravida congue. Nunc nunc sem, porta non pellentesque id, pellentesque ac arcu. Duis vel luctus nisi, vehicula varius ante.

Pas di Mulut, Nasi Jinggo Ala The Cartel House Yogyakarta

Hmm… dari namanya kira-kira tempat makan apakah ini? Hehe… Itulah pertanyaanku ketika pertama melewati tempat makan yang satu ini. Terletak di Jalan Wachid Hasyim Yogyakarta, suasana tempat makan ini terlihat cukup nyaman dari luar. Terdapat tempat duduk yang empuk, dan ada juga sofa di bagian luar. Tapi mau mampir kok rasanya ragu-ragu.. “Jual apa nih”, “Kok sepi ya”, pertanyaan-pertanyaan di kepala bermunculan…. wkwkw. Tapi karena diajak kesini, akupun setuju untuk ngikut aja dan mendatangi tempat makan ini. Aku memilih duduk di sofa bagian luar. Ternyata suasananya enak juga, jalannya nggak terlalu ramai. Duduk-duduk di sofa sambil lihat luar, syahduuu :p Untuk suasana bagian dalamnya seperti ini nih..
pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta

Baca Juga :   Diet Dengan Makanan Lezat ? Ini Dia Caranya !

pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta

Menu yang ditawarkan di The Cartel House ini tidak terlalu banyak macamnya. Ada indomie, nasi jinggo, omelet, dan long brad (aku nggak tahu juga apa itu, lupa nanya hehe).. sedangkan minumannya lumayan banyak. Harga menu makanan dan minuman disini enggak terlalu mahal kok. Menu selengkapnya bisa dilihat disini nih…

pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta

Aku memutuskan memesan nasi jinggo paket, dan pizza mie. Minumnya karena paketan ya es teh, plus pesan mint tea. Yappp, ini lah foto dari menu-menu yang aku pesen..

pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta
Mint Tea
pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta
Pizza Mie
pas-di-mulut-nasi-jinggo-ala-the-cartel-house-yogyakarta
Nasi Jinggo

Nasi jinggonya rasanya enak sih menurutku, terutama sambal matah dan ayamnya. Nyaaaamm… Sambal matahnya suka, pedesnya pas. Ayamnya juga agak-agak pedes gitu. Kalau telur, ayam sama abonnya sih standar ya.. hehe. Porsinya juga nggak kecil banget kok, yang jelas lebih gede dari sego kucing ya 😀 Sekilas kalau dilihat mirip nastel di burjo, tapi lebih spesial haha..

Baca Juga :   Menikmati Aneka Chinese Food di Twister Yogyakarta

Untuk pizza mie nya, mie ditambah sayur dan digoreng pake telur. Menurutku standar rasanya, cukup enak-enak aja dan cukup bikin kenyang.

Nah, ternyata tempat ini memberikan diskon up to 25% kalau kita upload foto ke media sosial. Yeay, kebetulan banget nih. lumayan jadi murah hehee… Secara keseluruhan tempat, rasa, suasana dan harga cukup memuaskan 😀 Yang awalnya ragu mau mampir kesini, jadi nggak ragu-ragu lagi deh (Don’t judge from the cover.. *cieeh *apasih) wwkkw

Silakan dicoba teman-teman seputarmakan!! ^o^

Food Buddy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *